Identitas Petani Korban Serangan Harimau Terungkap

CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 03:15 WIB
Identitas Petani Korban Serangan Harimau Terungkap Ilustrasi. Identitas petani yang menjadi korban serangan Harimau Sumatra di Sumsel terungkap. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Palembang, CNN Indonesia -- Identitas korban yang tewas dengan dugaan akibat diserang oleh Harimau Sumatra terungkap. Dari hasil penyelidikan korban adalah Yudiansyah Harianto (40) petani kopi warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Korban diperkirakan diserang di Dusun Tebat Benawa, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam.

Kapolsek Dempo Selatan Pagar Alam Inspektur Satu Zaldi Jaya mengungkapkan, berdasarkan pengakuan keluarga korban, Yudiansyah telah pergi ke kebunnya yang berada di lokasi penyerangan untuk memanen kopi sejak Senin (2/12) lalu. Namun saat dihubungi melalui sambungan telepon, korban tak kunjung menjawab.

"Akhirnya keluarganya itu datang ke kebun untuk menjemput korban," ujar Zaldi, Kamis (5/12).

Saat tiba di pondok kebun, keluarga korban tidak menemukan Yudiansyah. Padahal sepeda motor serta kopi yang baru saja dipanen korban masih ada di pondok. Keluarganya pun kemudian mencari keberadaan korban di sekitar kebun tersebut. Namun tak jauh dari pondok, jenazah korban ditemukan sudah dalam keadaan menggenaskan tersisa kaki yang masih utuh dan kerangka tulang.

"Hanya tinggal kaki saja yang ditemukan utuh. Keluarga langsung turun dan melapor ke kami. Kami langsung melakukan evakuasi. Kuat Dugaan memang diterkam harimau," ujar dia.


[Gambas:Video CNN]

Zaldi pun kembali mengimbau warga untuk waspada saat beraktivitas di kebun sampai petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan evakuasi terhadap harimau tersebut.

"Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Besemah Pagar Alam untuk keperluan visum," kata dia.

Sebelumnya, penyerangan harimau di lokasi yang sama terjadi pada Marta Rolani (24). Marta diserang saat sedang meracun rumput di kebunnya di Dusun Tebat Benawa, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Senin (2/12).

Nyawa Marta terselamatkan namun menderita luka parah akibat serangan harimau tersebut. 

Diketahui, serangan harimau di Sumatera Selatan terjadi di dua daerah yakni Kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat yang jaraknya berdekatan. Penyerangan pertama terjadi di Tugu Rimau, kawasan Taman Wisata Gunung Dempo pada Jumat (15/11). Irfan (18) wisatawan asal Kabupaten Musi Banyuasin diserang saat berkemah di dalam tendanya. Irfan mengalami luka parah dan mesti dirawat di rumah sakit akibat insiden tersebut.

Penyerangan kedua terjadi di Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Minggu (17/11). Seorang petani kopi, Kuswanto (58) tewas diserang harimau saat menebang pohon menggunakan gergaji mesin. Di lokasi yang sama, harimau sumatera pun diduga memangsa hewan ternak kambing.

Kemudian, penampakan harimau di Koridor Harimau Bukit Dingin kembali terlihat di di Desa Rimba Candi, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam. Jumat (29/11). Satu ekor ayam menjadi mangsa harimau tersebut. (idz/eks)