Salah satu alasannya, Listyo memiliki nama Prabowo, nama yang sama dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Lihat juga:Kapolri Tunjuk Listyo Sigit Jadi Kabareskrim |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi kebaikan Polri sendiri, bagi kebaikan pemerintah kita sendiri, baiknya memang dituntaskan," kata dia.
Selain itu, Habiburakhman tak setuju bila penunjukkan Listyo sebagai Kabareskrim sebagai bentuk nepotisme oleh Jokowi.
Listyo yang sebelumnya menjabat Kadiv Propam Polri, sempat menjadi ajudan pribadi Presiden Jokowi di periode pertamanya.
"Jadi kerja administrasi bagus, kerja lapangan bagus, fisik bagus, ketahanan bagus dan lain-lain sebagainya itu orang-orang pilihan. Kalau zaman Pak Harto, next panglima biasanya dari ajudan," kata dia.
"Terpenting, tidak menjadikan hukum sebagai barang dagangan. Melainkan menjadikan hukum sebagai panglima menegakkan kebenaran dan keadilan," jelas dia.
(rzr/arh)