Muhadjir adalah Mendikbud periode pertama Presiden Joko Widodo. Dia beralasan ujian yang digelar di tengah tahun ajaran bisa jadi bahan evaluasi pendidik terhadap murid, sehingga tepat jika asesmen kompetensi sebagai pengganti UN dilaksanakan pertengahan jenjang pendidikan.
Lihat juga:Jokowi Dukung Nadiem Hapus Ujian Nasional |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan UN akan diganti Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter. Namun Nadiem belum mengelaborasi lebih jauh soal itu.
Ujian Nasional, kata Muhadjir, sebenarnya telah berulang kali mengalami perubahan. Baik dari segi nama maupun pelaksanaan.
[Gambas:Video CNN]
Menurut dia yang terpenting adalah isi dan esensi yang akan diterapkan dalam setiap perubahan di Ujian Nasional ini.
Dia mengungkapkan wacana penghapusan UN juga sudah pernah dibahas kala dirinya menjadi Menteri Pendidikan menggantikan Anies Baswedan. (tst/wis)