TNI Terjunkan 17.190 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru

CNN Indonesia | Jumat, 13/12/2019 12:04 WIB
TNI Terjunkan 17.190 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru Panglima TNI MArsekal hadi Tjahjanto mengaku akan mengerahkan personel dan alutsista dalam pengamanan Natal dan tahun baru. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerjunkan sebanyak 17.190 personel untuk mendukung pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di seluruh wilayah Indonesia.

"Dalam pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2010, kami dapat merujuk pada pengamanan tahun 2018," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melalui pernyataan tertulis, Jumat (13/12) dikutip dari Antara.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri "Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2019 dalam rangka Persiapan Operasi Lilin 2019" di Auditorium STIK/PTIK, Jakarta Selatan.


Hadi menegaskan bahwa TNI siap memberikan bantuan dan dukungan, baik personel maupun alutsista, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki satuan-satuan di tiap-tiap wilayah untuk suksesnya perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Panglima TNI menyebut dua momentum penting tersebut, yakni Natal dan tahun baru, akan melibatkan pergerakan masyarakat dan kendaraan dalam jumlah cukup besar.


"Dibutuhkan pelayanan publik di wilayah-wilayah di setiap tempat dan tentunya jaminan keamanan yang prima," katanya.

Hadi menyebut semua pihak harus mewaspadai dan mempersiapkan segala sesuatu sesuai tugas masing-masing. Dari pengalaman pengamanan tahun lalu dia menyebut masing-masing instansi telah mengetahui titik-titik kritisnya.

"Selanjutnya, tiap bidang perlu untuk berkoordinasi dengan instansi lainnya agar dapat saling mendukung, melengkapi, dan bertukar informasi," katanya.

"Apabila ada yang melihat sesuatu yang mencurigakan segera memberitahukannya kepada orang lain, khususnya aparat terkait," katanya.

Diketahui, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Kepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati, dan Kepala Basarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito.

(Antara/arh)