Memanas, Edy Rahmayadi Sebut Bupati Tapanuli Tengah Durhaka

CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 18:09 WIB
Memanas, Edy Rahmayadi Sebut Bupati Tapanuli Tengah Durhaka Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengibaratkan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad anak durhaka karena telah merespons kritikannya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Medan, CNN Indonesia -- Hubungan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dengan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani memanas. Polemik bermula usai mantan Pangkostrad itu menuding Bakhtiar tak sayang rakyat sehingga banyak warga miskin di Tapteng.

Pernyataan yang disampaikan Edy di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (17/12) itu berbuntut panjang. Bakhtiar menyerang balik mantan Ketua Umum PSSI itu. Dalam rekaman video, Bakhtiar meminta Edy belajar bicara dengan baik dan sopan.

"Kami yakin tujuan pak Gubernur baik, tapi cara penyampaiannya yang kurang baik. Jadi Pak Gubernur tolong bicara dengan baik dan sopan," ujar Bakhtiar

Bakhtiar juga mempertanyakan apa saja yang dilakukan Edy Rahmayadi selama menjabat sebagai Gubernur Sumut.


"Apa yang sudah dilakukannya untuk Sumut? kami minta dilakukan survei independen. Biarkan Gubernur bercakap-cakap sesuai keinginannya. Kita pelajari apa cakap gubernur ini. Apa yang sudah dilakukannya untuk Tapteng? Kami minta introspeksi diri," ungkapnya.

Gubernur Edy kemudian menanggapi pernyataan Bakhtiar. Menurut Edy apa yang dilakukannya semata-mata demi membangun Sumatera Utara. Edy pun mengibaratkan Bakhtiar sebagai anak durhaka.

"Saya kan bapaknya, kalau anak melawan bapaknya berarti durhaka itu," kata Edy di Lapangan Benteng Medan, Kamis (19/12/2019).

Saat ditanyakan apakah Bachtiar melawan, Edy meminta wartawan mengartikan sendiri.

"Menurut kamu begitu, kamu kan suka begitu. Saya katakan kalau orang tua dilawan oleh anak, berarti anaknya durhaka. Kalau dia melawan tanya orangnya. Dia melawan gak, melawan durhaka dia. Ini untuk membangun Sumut, bukan untuk lawak-lawak," ketus Edy.
[Gambas:Video CNN]
Saat disinggung apakah nanti Edy akan memanggil Bakhtiar, Edy menepisnya.

"Ya gak usah dipanggil, yang namanya anak kalau salah datanglah ke bapaknya," tegas Edy.

Polemik Edy dengan Bakhtiar ini berawal dari ucapan Edy soal Bakhtiar tak sayang rakyat sehingga banyak warga miskin di Tapteng. Bakhtiar kemudian meminta Edy memakai data, bukan sentimen pribadi, serta memberi solusi jika ada masalah, bukan marah-marah

Edy juga sempat menyinggung Bupati Tapteng yang tidak pernah hadir di kegiatan yang diundangnya. Edy menjelaskan sudah satu tahun lebih mengundang, tetapi menurutnya Bupati Tapteng tidak pernah hadir. (fnr/gil)