TNI Klaim Tak Ada Pengamanan Khusus di Papua Saat Natal

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 20/12/2019 16:29 WIB
TNI Klaim Tak Ada Pengamanan Khusus di Papua Saat Natal Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Sisriadi. (Detikcom/Adhi Indra Prasetya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Sisriadi menyatakan pihaknya tak menyiapkan pengamanan khusus saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Papua. Hal ini menyusul dua prajurit TNI AD yang gugur di Kabupaten Intan Jaya, Papua, akibat diserang oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada Selasa (17/12) lalu.

"Enggak ada. Enggak ada (pengamanan khusus)," kata Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (20/12).


Sisriadi mengatakan TNI hanya menyiagakan pasukan pendukung yang sudah ada di tiap Komando Utama TNI yang ada di seluruh Papua. Ia turut menyatakan pihaknya juga menyiapkan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) yang ada di Papua untuk menyokong pengamanan masyarakat di wilayah tersebut.


"Kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru, TNI menyiagakan pasukan, prajurit dan alutsista pendukung. Terutama untuk pergerakan bila diperlukan," kata dia.

Selain itu, Sisriari menambahkan pada prinsipnya pengamanan yang dilakukan pasukan TNI adalah membantu tugas utama Polri untuk melakukan pengamanan di sana.


Ia menyatakan pihak kepolisian yang menjadi pemimpin sektor dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 di Papua.

"Jadi komando pengendaliannya di Polri yang tersebar di seluruh wilayah. Dan pengerahannya didistribusikan ke wilayah-wilayah, di Kotama-kotama TNI langsung membantu di polda-polda dan kepolisian-kepolisian di daerah sampai Polres," kata Sisriadi.

Sebelumnya, dua anggota TNI Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky tewas saat kontak senjata antara TNI dengan KKSB di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, .

"Kontak tembak yang terjadi pada Selasa (17/12) sekitar pukul 15.30 WIT, dan menyebabkan dua prajurit TNI gugur saat melaksanakan tugas dalam menjamin keamanan warga Papua," kata Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/2).


[Gambas:Video CNN] (rzr/pmg)