Korban Tewas Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Sumsel 26 Orang
CNN Indonesia
Selasa, 24 Des 2019 14:07 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban tewas kecelakaan Bus Sriwijaya di Tikungan Lematang Indah, Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan bertambah menjadi 26 orang dan 13 orang luka.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Palembang Dayu Willy mengungkapkan, tim evakuasi kembali menemukan satu orang korban meninggal saat melakukan penelusuran di Sungai Lematang.
"Korban bertambah satu jadi total 26 meninggal dunia. Jenis kelaminnya pria, korban sudah dievakuasi ke RSUD Besemah Pagaralam untuk proses identifikasi oleh forensik," ujar Dayu, Selasa (24/12).
Tim evakuasi saat ini masih melakukan penelusuran di bibir tebing dan Sungai Lematang untuk mencari korban yang kemungkinan terbawa hanyut oleh arus Sungai Lematang. Bangkai bus yang dalam posisi terguling ke samping kanan masih berada di lokasi kejadian.
Pihaknya masih fokus mencari korban-korban lainnya karena diduga masih ada yang terbawa arus.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan, pihaknya mengirimkan tim disaster victim investigation (DVI) dari RS Bhayangkara Palembang untuk membantu proses identifikasi para korban kecelakaan.
Supriadi mengatakan evakuasi yang dilakukan tim gabungan masih terus dilakukan. Hanya saja identifikasi sulit dilakukan terhadap beberapa jenazah yang dalam kondisi tidak bisa dikenali.
[Gambas:Video CNN]
"Dari tim lalu lintas juga kita kirimkan untuk melakukan pengalihan arus di sekitar lokasi kejadian,"kata Supriadi,
Sejauh ini, pihaknya belum bisa mengetahui penyebab bus yang dikemudikan oleh Feri, warga Bengkulu tersebut bisa menabrak beton pembatas jalan kemudian jatuh ke dalam jurang setinggi 150 meter. Feri diketahui menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
"Dugaannya pun belum bisa dikatakan karena sekarang masih fokus evakuasi, juga nanti akan olah TKP dari penyidik," kata dia. (idz/ain)
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Palembang Dayu Willy mengungkapkan, tim evakuasi kembali menemukan satu orang korban meninggal saat melakukan penelusuran di Sungai Lematang.
"Korban bertambah satu jadi total 26 meninggal dunia. Jenis kelaminnya pria, korban sudah dievakuasi ke RSUD Besemah Pagaralam untuk proses identifikasi oleh forensik," ujar Dayu, Selasa (24/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya masih fokus mencari korban-korban lainnya karena diduga masih ada yang terbawa arus.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Supriadi mengatakan, pihaknya mengirimkan tim disaster victim investigation (DVI) dari RS Bhayangkara Palembang untuk membantu proses identifikasi para korban kecelakaan.
Proses evakuasi korban bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang. (ANTARA FOTO/Handout/Dok Basarnas Palembang) |
"Dari tim lalu lintas juga kita kirimkan untuk melakukan pengalihan arus di sekitar lokasi kejadian,"kata Supriadi,
Sejauh ini, pihaknya belum bisa mengetahui penyebab bus yang dikemudikan oleh Feri, warga Bengkulu tersebut bisa menabrak beton pembatas jalan kemudian jatuh ke dalam jurang setinggi 150 meter. Feri diketahui menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
"Dugaannya pun belum bisa dikatakan karena sekarang masih fokus evakuasi, juga nanti akan olah TKP dari penyidik," kata dia. (idz/ain)
Proses evakuasi korban bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang. (ANTARA FOTO/Handout/Dok Basarnas Palembang)