Beberapa di antaranya polisi menyita 746,87 kilogram ganja hasil penangkapan di beberapa daerah sejak November. Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono mengatakan pengungkapan terbesar dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan Polres Kabupaten Bekasi.
"Ini merupakan hasil yang diungkap Polda Metro Jaya maupun Polres-Polres yang ada di jajaran Polda Metro Jaya ini, kurun waktu bulan November sampai tanggal 19 Desember ini," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jumat (27/12).
Selain ganja, selama penindakan jelang perayaan malam Tahun Baru 2020 ini Polda Metro Jaya juga menyita narkoba jenis lain berupa sabu, heroin hingga ekstasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian happy five sebanyak 704 butir dan ketamin 2,57 gram Keseluruhan tersangka ini sebanyak 47 orang tersangka," sambung dia lagi.
Terkait peredaran ganja, kini kepolisian tengah memetakan jaringan pelakunya. Mengingat pengungkapan sejumlah kasus tersebut menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, terjadi dalam kurun waktu yang berdekatan.
"Maka kami dalami apakah ada keterkaitan, semuanya lintas Sumatera dan Jawa," ia melanjutkan.
Atas kejadian tersebut polisi pun mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan penyalahgunaan narkoba di wilayah sekitar.
"Kami tidak ingin peredaran barang ini ada di masyarakat karena mengganggu kesehatan. Kami harap kalau ada laporan, masyarakat bisa melaporka ke kami," kata Gatot Eddy.
[Gambas:Video CNN] (ika/pmg)