Pantauan CNNIndonesia, banjir setinggi dada orang dewasa membuat beberapa warga mengungsi. Namun ada juga beberapa yang memilih tinggal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kondisi rumahnya yang dekat dengan Sungai Krukut, serta melihat intensitas hujan sejak dini hari. Ahmad mengatakan sudah mulai mengevakuasi barang berharganya sejak pukul 04.00 WIB.
"Iya hujan udah mulai jam 2-4 pagi. Nah airnya dah naik pas jam 7 pagi," tuturnya
Ia mengatakan beberapa tim evakuator sudah mulai datang sejak siang dan sore tadi. Beberapa masyarakat juga turut membantu dengan mengirimkan makanan, cemilan, serta pakaian hangat.
Ia memilih bertahan menjaga rumah meski jelang malam dan tidak ada sumber penerangan.
"Tapi seneng bisa main banjir-banjiran," Katanya.
Sementara, Andri, warga Kemang, menyebut banjir sudah terjadi sejak Selasa (1/1) malam akibat debit air yang tinggi. Banjir itu, kata dia, membuat lalu lintas juga sempat macet parah.
(khr/arh)