Banjir di 294 Titik Kota Tangerang Surut Total

CNN Indonesia | Minggu, 05/01/2020 10:52 WIB
Banjir di 294 Titik Kota Tangerang Surut Total Banjir yang melanda 294 titik di Kota Tangerang sudah surut sejak 17.30 WIB, Sabtu (4/1). (CNN TV/ Iman D Nugroho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir yang melanda 294 titik di Kota Tangerang sudah surut total. Kepala Diskominfo Mulyani mengatakan banjir yang melanda sejak Rabu (1/1), dengan ketinggian air 15-30 sentimeter dan melibatkan 16.994 warga terdampak, sudah 100 persen surut hingga pukul 17.30 WIB, Sabtu (4/1).

"Berdasarkan data Diskominfo, seluruh titik banjir di Kota Tangerang sudah surut. Kini, seluruh masyarakat, jajaran Pemkot, TNI, Polri, dan seluruh relawan sibuk dengan pemulihan, bersih-bersih rumah dan lingkungan, serta mengangkut sampah sisa banjir," imbuh Mulyani, seperti dilansir Antara, Minggu (5/1).

Ia menuturkan upaya Pemkot Kota Tangerang dalam menangani banjir sejak hari pertama, di antaranya mendirikan satu Posko Pemkot, 13 Posko Kecamatan, 25 Posko Kelurahan dan 22 Posko Kesehatan.

"Pemkot juga telah menurunkan 2.247 personil, terdiri dari 200 personil BPBD, 259 personil Satpol PP, 205 personil DLH, 20 personil PDAM, 287 personil Pertamanan, 60 anggota PMI, 69 personil Tagana, 140 anggota Dishub, 984 petugas Dinkes dan 23 petugas Dinas PU," jelasnya.

Ia melanjutkan Pemkot pun telah mengerahkan 21 unit perahu karet, 123 unit mobil, 120 bentor, 6 unit genset, 23 unit mobil tanki, satu unit tenda komando, 10 unit mobil patroli, 30 motor anggota dan 3 unit alat berat.

Sementara itu, logistik yang disalurkan melalui Posko Pemkot hingga saat ini terus bergulir. Sejauh ini, sudah 14.254 nasi bungkus, 131 karung beras 50 kg, 2.016 dus mie instan, 735 dus air mineral, 96 pouch minyak goreng, 88 peti telur, 150 kaleng sarden, 204 botol kecap, 5 dus makanan bayi, 129 dus susu, 96 dus biskuit, 34 dus snack dan 957 bungkus roti.

"Sekarang waktunya kita menggencarkan gerakan Tangerang Bersedekah untuk meringankan beban para korban banjir. Menyumbangkan pakaian layak pakai, bahan logistik terlebih yang saat ini paling dibutuhkan ialah alat kebersihan, untuk mempercepat proses pemulihan," terang Mulyani.

Diketahui, kondisi saat ini seluruh masyarakat tengah bekerja sama dengan jajaran Pemkot, TNI, Polri dan para relawan membersihkan seluruh sisa-sisa banjir.
[Gambas:Video CNN]


(Antara/bir)