"Itu ikan ada dua. Ada yang kasih sekitar delapan bulan lalu. Katanya dari mantan narapidana, sekarang sudah bebas," kata Kepala Lapas Perempuan Bandung Rafni Trikoriaty Irianta di kantornya, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Senin (6/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal pemusnahannya, Rafni akan menyerahkan ikan aligator ke Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM).
Lapas Sukamiskin. (CNN Indonesia/Huyogo) |
"Kami telah menerima saran untuk dikembalikan ke Balai Perikanan, pasti akan segera kita lakukan itu," imbuh dia.
Dari pantauan CNNIndonesia.com, sudah tak ada dua ikan aligator di kolam ikan yang berada di depan ruang kunjungan lapas. Selain itu, air di dalam kolam sudah dikuras.
"Dipindahkan itu karena saya tidak ingin kejadian seperti itu terjadi lagi. Karena area kolam sebenarnya merupakan tempat bermain untuk pengunjung anak," ujarnya.
Rafni mengaku pihaknya telah menyampaikan permohonan maaf kepada perwakilan keluarga bocah penghuni lapas.
[Gambas:Video CNN]
"Saya sudah berusaha meminta maaf melalui perwakilan salah satu perwakilan dari keluarganya dan apabila dimintai pertanggungjawaban seiring terjadinya insiden itu, saya Kepala LP siap bertanggung jawab dan meminta maaf. Selanjutnya saya akan bertemu dengan pihak keluarga," ujarnya.
Sebelumnya, Zishan Ocean Barra menderita luka di bagian jari tangan setelah tak sengaja bertemu dengan ikan aligator. Insiden itu terjadi ketika sang bocah tengah bermain di dekat kolam yang berada di lingkungan Lapas Perempuan Kelas II Sukamiskin Bandung, pada Jumat (3/1/2020) lalu.
Zishan mengalami luka sobek di bagian jari tangan akibat insiden tersebut.
(hyg/arh)
Lapas Sukamiskin. (