Anies Nilai Kawasan Pesisir Jakarta Belum Mengkhawatirkan

CNN Indonesia | Jumat, 10/01/2020 13:48 WIB
Gubernur Anies Baswedan menilai kawasan pesisir Jakarta masih aman dan belum ada pergerakan yang membahayakan akibat banjir rob. Gubernur Anies Baswedan menilai kawasan pesisir Jakarta masih aman dan belum ada pergerakan yang membahayakan akibat banjir rob. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan kawasan pesisir Jakarta masih dalam keadaan aman. Menurutnya, belum ada pergerakan yang signifikan dan membahayakan dari volume air akibat banjir rob di sana.

"Jadi mengantisipasi peningkatan permukaan air laut di pesisir utara Jakarta sejak hari Kamis pagi Pemprov sudah mengerahkan pompa bergerak untuk standby di kawasan utara Jakarta. Sejauh ini tidak ada hal yang mengkhawatirkan," kata Anies di Kementerian BUMN Jakarta, Jumat (10/1).


Kendati masih aman, Anies memastikan sumber daya manusia dan pompa yang bersifat stasioner sudah disiagakan di kawasan tersebut. Petugas juga melakukan cek berkala di titik yang rawan banjir.


"Petugas dikerahkan untuk pengecekan secara reguler dengan kampung-kampung yang di sana memiliki potensi alami rob," katanya.

Anies juga menyampaikan dari segi ancaman banjir, posisi Jakarta masih aman. Sejauh ini pintu air di hulu terpantau siaga 4 namun tidak berdampak mengkhawatirkan bagi ibu kota.

"Pintu utama seperti di sisi hulu ada Katulampa dan di tengah Depok sepanjang hari kemarin dan sampai tadi malam itu posisinya normal atau siaga 4. Ada pergerakan baik turun sedikit tapi tidak ada yang signifikan," ujarnya.


Anies Nilai Kawasan Pesisir Jakarta Belum MengkhawatirkanGelombang air laut yang tinggi di kawasan Muara Baru, Jakarta, Kamis (9/1/2020). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Anies menjelaskan pula untuk pintu air Manggarai sempat berada di ketinggian 700 meter. Namun angka itu masih normal dan berada di status siaga 4.

"Jadi kita terus monitor. (Semua SDM) siap semua sekarang di kelurahan kalau Anda lihat kita siapkan posko-posko itu juga," kata Anies.

Salah seorang warga Muara Baru, Jakarta Utara, Saindah merasa khawatir mendengar kemungkinan bakal terjadi banjir rob di wilayahnya. Dia mengetahui kabar tersebut dari aplikasi WhatsApp.

"Khawatir mah jelas. Namanya punya anak kecil. Kita tempatnya rendah," ujar Saindah saat ditemui CNNIndonesia.com Kamis (9/1).

Sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sudah mewanti-wanti potensi rob di ibu kota. Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf menyatakan pihaknya sudah meletakkan pompa di titik yang dianggap berpotensi rob dan penambahan pasukan di lapangan.

Adapun titik-titik yang dianggap rawan rob berlokasi di Jakarta Utara. Beberapa daerahnya, kata Juaini, ialah di Tegal Alur, Muara Baru, Muara Angke, Kali Baru, Cilincing dan Marunda.

Selain pompa, Juaini juga mengatakan pihaknya akan membuat tanggul dari karung pasir sebagai tindakan berjaga-jaga dari rob. Tanggul pasir dibuatkan meski tanggul beton juga sudah dimiliki oleh Jakarta.

"Petugas pompa stasioner yang berdekatan dengan lokasi rob karung pasir, armada dump truck dan escavator," ujarnya.


[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)