Dasco Soal Natuna: Kalau Perlu Tak Usah Utang ke China

CNN Indonesia | Senin, 13/01/2020 13:07 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco menyebut utang ke China bukan alasan untuk tidak menegakkan kedaulatan RI di Natuna. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah tegas di Natuna. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco Ahmad utang Indonesia ke China bukan alasan pemerintah bersikap lembek dalam menegakkan kedaulatan di Laut Natuna Utara.

"Saya pikir bukan menjadi suatu alasan pemerintah tetap menegakkan kedaulatan di wilayah kita dan tidak takut hanya karena utang. Kalau perlu kita tidak usah utang kepada China," kata dia, di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/1).

Namun, menurutnya tak ada sangkut paut antara kerjasama bisnis yang selama ini terjalin antara kedua negara atas apa yang terjadi di Natuna.


"Saya pikir tidak demikian," kata Dasco, yang juga merupakan Wakil Ketua Partai Gerindra.

Lagi pula, lanjutnya, China mendapat keuntungan tersendiri dari pemberian utang itu. Misalnya, bunga hingga perjanjian bisnis tertentu.

[Gambas:Video CNN]
Pemerintah, lanjut dia, seharusnya telah memiliki solusi jangka panjang dan bersikap lebih tegas terkait konflik perebutan wilayah ZEE di Natuna ini.

Diplomasi dan strategi juga kata Dasco pastinya telah dipersiapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, mengingat wilayah Natuna yang merupakan kawasan perikanan.

"Saya pikir Pemerintah perlu memikirkan langkah lebih tegas baik dalam tindakan diplomasi maupun strategi khusus yang kelihatannya sedang dipersiapkan oleh menteri KKP dalam rangka mengatasi masalah itu," kata Dasco.

(tst/arh)