Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat melakukan long march menuju Patung Kuda Arjuna Wiwaha, sempat terjadi adu mulut antara dua kelompok, namun tidak berlangsung lama karena penjagaan polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Turunkan Anies, Turunkan Anies," kata dia yang disambut teriakan massa.
"Bukan hanya musibah banjir, namun selama dua tahun menjabat di Jakarta, kami melihat apa yang dikerjakan tidak membawa kesejahteraan kepada warganya, terlebih dengan musibah banjir kemarin," kata dia.
Masa aksi Kawal Anies, dari Forkabi dan Bang Japar berkumpul di Balai Kota. Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
[Gambas:Video CNN]
"Kami ini terkumpul dari berbagai elemen, dari hanya ajakan sederhana di media sosial. Ajakan tersambut oleh teman-teman yang ingin ke balai kota. Kalau ada aksi yang lain, itu adalah kebebasan berpendapat dilindungi undang undang," ucap dia.
"Kalau mau dikupas, banyak sekali. Kami bukan mau merinci. Misalnya pelebaran trotoar, ada yang ukuran sekian, malah mengganggu pihak yang lain. Mengakibatkan kemacetan. Terus trek sepeda di Jakarta, hari gini kan jarang yang naik sepeda, akhirnya yang rugi motor," ujar dia. (yoa/wis)
Masa aksi Kawal Anies, dari Forkabi dan Bang Japar berkumpul di Balai Kota. Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)