"Jelas sengaja ditanam, apalagi dilihat lokasinya terawat dan bersih dari rumput ilalang (alang-alang)," kata Kepala Polsek Tarogong Kaler Ipda Asep Saepudin kepada wartawan di Garut, Minggu.
Ia menuturkan, kepolisian bersama TNI, BKSDA, dan masyarakat telah melakukan penyisiran tanaman ganja yang tumbuh di kaki Gunung Guntur itu.
Hasil olah tempat kejadian perkara, kata Asep, pohon ganja diperkirakan mencapai 25 tanaman dan berusia tumbuh sekitar dua bulan dengan kondisi sudah banyak daunnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, temuan ganja di hutan kawasan BKSDA Garut itu sudah diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Garut untuk dilakukan pengembangan sekaligus mencari pelaku yang menanam ganja.
"Penanganan selanjutnya oleh Satuan Narkoba, sampai dengan saat ini pemilik kebun tersebut masih dalam penyelidikan," kata Asep usai meninjau lokasi temuan ladang ganja.
[Gambas:Video CNN]
Lihat juga:Program Penamanan Alternatif Pengganti Ganja |
Tim gabungan yang hendak mencari ladang ganja tersebut sempat kesulitan karena warga yang pertama menemukan tempat tersebut lupa lokasinya.
Tim yang sudah mencari lokasi ladang ganja sejak Kamis (16/1) itu akhirnya berhasil menemukan pada Sabtu (19/1) sore, kemudian dilakukan penyisiran dan mengevakuasinya untuk dijadikan barang bukti.
Lokasi lahan ganja tersebut berada jauh dari permukiman penduduk, yang hanya dapat ditempuh dengan jalan kaki selama tiga jam. (antara/gil)