KPK Minta Bantuan Polri Cari Politikus PDIP Harun Masiku

CNN Indonesia | Senin, 20/01/2020 19:36 WIB
KPK Minta Bantuan Polri Cari Politikus PDIP Harun Masiku Ketua KPK Firli Bahuri. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan bahwa pihaknya sudah menyurati Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk membantu pencarian Harun Masiku. Politikus PDI Perjuangan itu merupakan tersangka kasus dugaan suap dalam pergantian waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.

"Kami bekerja sama bersinergi dengan aparat kepolisian dan itu sudah kita buat suratnya permohonan permintaan pencarian dan penangkapan lengkap dengan identitas," kata Firli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (20/1).

Dia menerangkan, surat perintah penahanan dan pencarian terhadap Harun Masiku sudah dikeluarkan sejak pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka dimulai. Namun Firli mengaku bahwa dirinya belum mengetahui keberadaan Harun hingga saat ini.


KPK menetapkan Harun bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait dengan penetapan PAW anggota DPR 2019-2024.

Ketiganya, yakni eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; eks anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina; dan pihak swasta, Saeful.

Penetapan tersangka itu hasil pengembangan operasi tangkap tangan yang dilakukan lembaga antirasuah. Hanya saja, tim penindakan KPK tidak berhasil menangkap Harun.

Harun diduga menyuap Wahyu untuk memuluskan langkahnya menjadi anggota legislatif menggantikan kader lain dari PDIP, Nazarudin Kiemas, yang meninggal dunia. Sementara, dirinya tidak memenuhi syarat untuk itu sebagaimana ketentuan yang berlaku.

[Gambas:Video CNN]

(mts/osc)