Jokowi Minta TNI-Polri Terdepan Jaga NKRI dan Agenda Besar

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 10:52 WIB
Jokowi Minta TNI-Polri Terdepan Jaga NKRI dan Agenda Besar Presiden Jokowi meminta TNI-Polri jadi yang terdepan menjaga kedaulatan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran TNI-Polri untuk berdiri di barisan terdepan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus mengawal agenda-agenda besar negara.
"Kepada seluruh jajaran TNI-Polri, harus bekerja, bersungguh-sungguh dalam rangka memperkuat dan menjaga kedaulatan negara kita Indonesia, untuk berdiri paling depan dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI," kata dia, dalam Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan, di Jakarta, Kamis (23/1).
Jokowi mengaku senang dengan kehadiran jajaran Polri dalam Rapim Kemhan. Beberapa pejabat Korps Bhayangkara yang hadir di antaranya adalah Kapolri Jenderal Idham Azis, Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, dan jajaran Kapolda seluruh Indonesia.
Menurut Jokowi, kehadiran jajaran kepolisian itu menunjukkan sinergitas dengan TNI.
"Saling bekerja sama untuk mendukung agenda-agenda besar negara, dan mendukung untuk tujuan nasional kita Indonesia," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]
Mantan wali kota Solo itu menyatakan bahwa salah satu isu utama dalam pertahanan negara adalah soal kedaulatan. Jokowi menegaskan kedaulatan NKRI harga mati dan tak bisa dinegosiasikan dengan siapapun.
"Sudah berkali-kali saya sampaikan, saya tegaskan bahwa kedaulatan itu harga mati, kedaulatan itu tidak bisa dinegosiasikan, tidak ada tawar-menawar," tuturnya.

Diketahui, persoalan kedaulatan RI mengemuka terutama terkait insiden dengan kapal nelayan dan Coast Guard China di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia di Lauta Natuna Utara.



(fra/arh)