Polisi Umumkan Hasil Autopsi Lina Mantan Sule Pekan Depan

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 19:57 WIB
Polisi Umumkan Hasil Autopsi Lina Mantan Sule Pekan Depan Pemakaman Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule. (CNN Indonesia/ Hugo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah Jawa Barat bakal mengumumkan hasil autopsi Lina Jubaidah, mantan istri komedian Sule pada Senin (27/1) pekan depan. Lina meninggal dunia pada 4 Januari 2020.

"Kita jadwalkan paling tidak hari Senin sudah bisa disampaikan hasilnya, kepada rekan media dan masyarakat," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (23/1).

Polisi mengautopsi mayat Lina berdasarkan permintaan anaknya, penyanyi Rizky Febian. Rizky menduga ada kejanggalan dalam kematian ibunya. Dia menyebut ada lebam pada jenazah ibunda.


Lina yang sudah dimakamkan akhirnya diautopsi pada 9 Januari. Saat itu polisi membongkar makam Lina. Hasil autopsi disebut sudah bisa diketahui Kamis ini, atau dua pekan setelah autopsi. Namun menurut Saptono, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung masih belum menerima hasil laboratorium forensik.

"Memang estimasinya dalam proses lab ini normatifnya 14 hari kerja, namun kami penyidik masih menunggu hasil laboratorium forensik," kata dia.

Saptono menambahkan hasil dari laboratorium forensik tidak serta merta bakal menjadi kesimpulan atas penyebab kematian Lina. Penyidik masih perlu menganalisa untuk menyimpulkan proses penyelidikan atas meninggalnya Lina.

Meski demikian, Saptono memastikan Polda Jawa Barat akan tetap menargetkan waktu selama beberapa hari ke depan untuk mencari titik terang penyebab kematian mantan istri komedian Sule tersebut.

"Masyarakat harus sabar, dalam waktu dekat akan kita sampaikan," kata dia.

Polisi telah memeriksa sebanyak 17 orang saksi yang berkaitan dengan kematian Lina. Saksi yang terbaru, kata Saptono, didatangkan dari Rumah Sakit Al Islam Bandung yang pertama menyatakan kematian mendiang Lina.

"Terakhir, yang dari dokter rawat ada empat orang di rumah sakit Al-Islam yang kita mintai keterangan," kata Saptono, Rabu (22/1). (Antara/wis)