Banjir Bandung Meluas ke 5 Kecamatan, 225 Orang Mengungsi

hyg, CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 00:46 WIB
Banjir Bandung Meluas ke 5 Kecamatan, 225 Orang Mengungsi Ilustrasi banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada 17 November 2019. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Bandung, CNN Indonesia -- Banjir akibat hujan deras selama dua hari yang melanda Bandung dilaporkan meluas. Sebelumnya telah diberitakan empat kecamatan terdampak banjir, namun sekarang bertambah satu lagi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (BPBD) Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin pada Jumat (24/1) menjelaskan banjir meluas ke Kecamatan Majalaya. Lokasi baru ini menyusul empat kecamatan lainnya yang kena imbas banjir, yakni Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, dan Kecamatan Rancaekek.


"Untuk Kecamatan Majalaya tinggi muka air berkisar dari 10 cm hingga 70 cm," kata Enjang.


Banjir melanda wilayah kabupaten Bandung sejak Kamis (23/1). Hujan deras yang berlangsung terus menerus selama dua hari terakhir menyebabkan Sungai Citarum meluap hingga banjir dan menyebabkan ratusan warga mengungsi ke beberapa lokasi.

"Jumlah pengungsi Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot yaitu 63 kepala keluarga (KK) atau 225 jiwa. Termasuk 31 lansia, 11 balita, satu bayi, dua ibu menyusui, dan satu disabilitas," ujar Enjang.

Pengungsi di Dayeuhkolot ditempatkan di aula kantor desa. Jumlah pengungsi terdiri dari 133 jiwa dengan sembilan di antaranya lansia, lima balita, dan satu bayi.

Sedangkan pengungsi di Baleendah ditempatkan di Gedung Inkanas yang terdiri dari 92 jiwa, 22 di antaranya lansia, enam balita, dua ibu menyusui, dan 1 disabilitias.

[Gambas:Video CNN]


Dia menambahkan kondisi terkini, personel BPBD disebut melakukan pengecekan dan evakuasi warga serta sebagian siaga di posko lapangan gedung eks Inkanas. Jalan Andir-Katapang dikatakan belum bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Pihaknya juga mendukung penanganan dengan peralatan berupa perahu karet 2 unit, perahu fiber 7 unit dan 3 perahu alumunium. (fea/fea)