Banjir Kota Bandung, 400 Rumah di Gedebage Terendam

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 14:23 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi di Kota Bandung menyebabkan banjir dan 400 rumah di Kecamatan Gedebage terendam. Ilustrasi Banjir di Kota Bandung. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Bandung, CNN Indonesia -- Banjir menerjang kawasan Komplek Bumi Adipura, Kecamatan Gedebage Kota Bandung, dan membuat setidaknya 400 rumah terendam.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu mengatakan banjir dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (24/1).

"Akibat dari intensitas hujan yang tinggi hampir merata di wilayah Kota Bandung berdampak sebanyak 400 rumah, 397 kepala keluarga dan 150 jiwa terkena banjir," kata Budi, Sabtu (25/1).


Budi menjelaskan, tinggi muka air (TMA) di Komplek Bumi Adipura beragam. Di kluster Pinus RW 08 TMA sekitar 70 cm, kluster Tulip RW 10 sekitar 80 cm, sementara di kluster Palm RW 09 dan RW 03 tinggi muka air mencapai sekitar 80 cm.

"Kondisi terkini di perumahan Komplek Bumi Adipura masih tergenang air, namun debit air sudah menurun," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung kini tegah mengevakuasi delapan orang warga ke tempat yang lebih aman di Masjid Mistahul Janah menggunakan satu unit perahu karet.

Selain itu, petugas juga melakukan evakuasi terhadap hewan peliharaan.

"Diskar PB Kota Bandung menurunkan dua unit rescue, dua unit mobil komando, satu unit pancar UPT timur dan satu unit perahu karet," kata Budi.

Ketua RW 8, Oping Arifin, Sabtu pada Antara mengatakan bahwa banjir lebih dominan merendam jalan yang berada di depan rumah.

"Kemarin malam yang paling parah, banjirnya setinggi lutut orang dewasa. Kalau sekarang mulai surut, ketinggian nya 30-60 centimeter," kata Oping.

Menurutnya banjir tersebut bukan merupakan yang pertama kali terjadi di kawasan rumahnya, namun merupakan banjir terparah.


(hyg/vws)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK