Anies Tegaskan Banjir Underpass Kemayoran Kewenangan Pusat

CNN Indonesia | Minggu, 26/01/2020 15:38 WIB
Anies Tegaskan Banjir Underpass Kemayoran Kewenangan Pusat Gubernur DKI Anies Baswedan berjanji akan membantu penanganan banjir underpass Kemayoran meski bukan kewenangannya. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan banjir di underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan kewenangan pemerintah pusat. Bukan pemerintah provinsi. Namun, ia berjanji untuk membantu upaya penanganan banjir tersebut.

"Jadi, begini kawasan itu memang berada di dalam kewenangan sekretariat negara. Tapi, Pemprov DKI ikut membantu untuk memastikan bahwa itu bisa tuntas segera," jelasnya di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (26/1).

Sampai saat ini, Anies melanjutkan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta telah menurunkan enam mobil pompa. Selain itu, dua pompa dari pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk menyedot air dari underpass.

"Jadi, meskipun bukan kewenangan kita (pemprov), tapi ini adalah bentuk bahwa DKI Jakarta akan terus ikut tanggung jawab bila ada masalah," terang dia.

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran terjadi sejak Jumat (24/1) lalu setelah hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta. Ketinggian air di lokasi itu mencapai 3 meter.

"Sekitar 3 meteran lagi dari bawah. (Tadinya) di atas underpass 5 meteran," kata salah satu petugas lapangan dari Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Ronny Jasuma kepada CNNIndonesia.com di lokasi, Sabtu (25/1).

Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah di DKI Jakarta pada sejak Jumat (24/1) pagi mengakibatkan banjir di sejumlah titik.

Selain underpass Gandhi, daerah lain yang juga terendam, seperti Jalan DI Panjaitan Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati (Depan Hotel Park Cawang). Ketinggiannya sekitar 60 cm hingga 70 cm.

[Gambas:Video CNN]



Catatan redaksi: Judul artikel diubah pada Minggu (26/1) setelah mendapat keterangan dari narasumber. 

(dis/bir)