Empat Menteri Gelar Rapat Sikapi Revitalisasi Monas

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 18:43 WIB
Empat Menteri Gelar Rapat Sikapi Revitalisasi Monas Suasana pembangunan proyek revitalisasi Taman Monumen Nasional (Monas). Jakarta, Rabu (22/1/2020). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Pusat yang terdiri dari empat menteri menggelar menggelar soal revitalisasi Monas, di kantor Kemensetneg, Jakarta, Senin (27/1). Rapat mengundang dua pengamat tata kota, Yayat Supriyatna dan Nirwono Joga.

Pantauan CNNIndonesia.com, rapat dihadiri empat menteri yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama. 

Basuki mengatakan rapat ini bukan rapat Komisi Pengarah Kawasan Monas di mana Gubernur DKI Jakarta adalah salah satu anggotanya. 
Sementara Pratikno mengatakan rapat ini untuk meminta masukan dari sejumlah pihak terkait revitalisasi Monas.


"Ya masih minta masukan," katanya.

Sementara itu Yayat mengatakan rapat kali ini di tingkat pusat karena Pemprov DKI sudah punya rencana sendiri.

Nantinya, kata Yayat, hasilnya akan direkomendasikan ke Pemprov DKI.

Seperti diketahui, jika merujuk Keppres 25/1995, empat menteri ini adalah anggota Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Merdeka. Menteri lain yang jadi anggota adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Gubernur DKI Jakarta, dalam pasal 4 tentang keanggotaan, bertindak sebagai Sekretaris merangkap anggota.

[Gambas:Video CNN]

Polemik revitalisasi Monas mencuat usai Pemprov DKI melakukan penebangan sekitar 190 pohon di sisi selatan Monas. Saat revitalisasi berlangsung, Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) Setya Utama mengatakan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) belum mengantongi izin dari Komisi Pengarah.



(psp/ain)