14 WN Iran Masuki Laut Aceh, Klaim Dibajak di Somalia

CNN Indonesia | Selasa, 28/01/2020 16:21 WIB
14 WN Iran Masuki Laut Aceh, Klaim Dibajak di Somalia Petugas memeriksa kapal yang memuat 14 warga Iran di perairan Aceh. (Dok. Istimewa)
Banda Aceh, CNN Indonesia -- Nelayan Aceh Barat menemukan kapal yang mengangkut 14 warga negara Iran di perairan Aceh, tepatnya 10 mil dari Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kepala Pos SAR Meulaboh, Dwi Hetno, membenarkan bahwa kapal tersebut saat ini pasang jangkar di perairan Aceh Barat dan tidak diizinkan merapat ke pelabuhan.

Dari pengakuan warga Iran tersebut, kata Dwi, mereka awalnya ingin mencari ikan, namun kapal mereka mengalami mati mesin dan dibajak oleh perompak Somalia.

Pihaknya juga masih menyelidiki pengakuan warga Iran yang terkatung-katung di perairan Aceh tersebut. Sebab, tim SAR tidak menemukan dokumen kapal maupun alat tangkap ikan. Mereka hanya membawa identitas diri.

"Informasi dari mereka, karena mati mesin tapi dibajak juga di Somalia, tapi ini masih kita selidiki lagi," kata Dwi saat dihubungi dari Banda Aceh, Selasa (28/1).

[Gambas:Video CNN]
Pihak SAR akan menyelidiki lebih lanjut ke 14 warga negara Iran tersebut.

"Pengakuan mereka mencari ikan tapi mereka juga dibajak di Somalia. Kata mereka (kerja) nelayan, tapi mencurigakan juga, tidak ada tanda-tanda ke nelayannya," ujarnya.

Langkah selanjutnya, pihaknya akan menggiring kapal tersebut kembali ke tengah laut, untuk menjaga keamanan. "Langkah selanjutnya ya pasti kita pulangkan ke tengah [laut]," ujarnya.




(dra/arh)