"Ada 10 ribu masker untuk WNI dikirim besok", ujar Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Prasinta Dewi, dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (28/1)
Ia menyatakan pengiriman tersebut adalah respons cepat BNPB atas permohonan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing terkait wabah virus corona di China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta BNPB harus bisa mempersiapkan diri karena amanat undang-undangnya termasuk bencana non-alam, termasuk pandemik merupakan tanggung jawab BNPB. Termasuk diperkuat dengan inpres nomor 4 tahun 2019. Saya minta tidak perlu menunggu status," kata Doni.
Terkait kondisi WNI di China, Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah memastikan tak ada WNI terutama mahasiswa yang teridentifikasi terjangkit virus corona.
"Belum ada laporan. Sampai sekarang kami tidak temukan ada WNI di wilayah tersebut yang terkena N-cov (corona virus)," kata Teuku Faizasyah di Gedung Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (27/1).
Dia juga menjelaskan saat ini ada 243 WNI yang hampir keseluruhan adalah mahasiswa berada di wilayah karantina di China. Mereka semua, kata dia, dipastikan dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.
Untuk memantau kondisi di wilayah-wilayah yang diisolasi akibat wabah virus Corona, pemerintah RI bekerja sama dengan otoritas China membuat jalur komunikasi bagi para WNI di sana.
(yoa/kid)