Feri menjelaskan pancaroba politik terjadi saat partai politik dipaksa melakukan transisi kepemimpinan. Dia menduga hal itu terjadi di sebagian partai politik karena beberapa ketua umum akan memasuki usia lanjut.
"Sebagian ketua partai akan berusia lanjut. Kalau tidak hati-hati, tidak ada proses demokratis dalam penataan parpol, terutama pemilihan ketua, maka kalau terjadi sesuatu kepada ketua parpol maka akan ada perebutan kursi yang menurut kami berdarah-darah," kata Feri dalam sebuah diskusi di kawasan Raden Saleh, Jakarta, Jumat (31/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, pada 2024 Megawati Soekarnoputri akan berusia 77 tahun, Susilo Bambang Yudhoyono berusia 75 tahun, Prabowo Subianto berusia 73 tahun, dan Surya Paloh berusia 73 tahun.
[Gambas:Video CNN]
"Apakah penguatan partai terjadi atau partai tetap didominasi keluarga-keluarga tertentu, sehingga ujungnya soal itu-itu lagi. Bagaimana pun itu tidak baik untuk demokrasi," ujar dia.
Lebih lanjut, Feri menyarankan partai-partai itu mengadopsi sistem konvensi. Selama ini konvensi pernah diterapkan parpol di Indonesia, tapi hanya saat menentukan capres.
"Jadi ada tahapan di tingkat daerah, sampai ke tingkat nasional dalam penentuan ketua partai. Sehingga ketua partai betul-betul bekerja demi kader partai dan menyukseskan partai," tuturnya. (dhf/ayp)