Dia mengatakan kemungkinan draf tersebut diantar langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
"Ada kabar memang hari Selasa ini pemerintah akan menyerahkan tentu surpres (surat presiden) disertai naskah akademik dan RUU Omnibus Law tentang Cipta Lapangan Kerja," kata Arsul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia bilang DPR akan segera membahas draf tersebut. Namun terkait waktu penyelesaian pembahasan akan menyesuaikan respons masyarakat terhadap draf tersebut.
"Kalau isinya misalnya tidak ada hal-hal yang kontroversial, respons masyarakat biasa-biasa saja ya, pasti yakin [selesai cepat], tapi kalau respons masyarakat demikian besar nanti kita lihat," ujarnya.
Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja menjadi salah satu prioritas pemerintahan periode kedua PresidenJokowi. Dia mengusung konsep Omnibus Law dengan dalih merampingkan berbagai macam aturan di Indonesia guna menarik investasi. Setidaknya ada 1.244 pasal dari 79 undang-undang yang sedang digodok dalam RUU Cipta Lapangan Kerja.