Kasus Pekerja Seks, Andre Sindir Penghujat Orang Tua

CNN Indonesia | Selasa, 11/02/2020 21:16 WIB
Kasus Pekerja Seks, Andre Sindir Penghujat Orang Tua Politikus Andre Rosiade menyindir pihak yang memaki orang tua. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengklaim penggerebekan prostitusi daring yang dia lakukan di Sumatera Barat bukan termasuk hal yang membuat malu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurutnya, sikap yang memalukan bagi institusi parlemen adalah memaki atau menghujat orangtua di muka umum.

"Saya mendengar ada orang yang bilang saya memalukan DPR. Perlu dicatat saya enggak pernah maki-maki orang tua, saya enggak pernah menghujat orang tua ya," kata Andre di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (11/2).


"Yang memalukan DPR itu adalah orang yang menghujat orang tua, memaki-maki orang tua. Jadi ngaca dulu sebelum ngomong," sindirnya.

Diketahui, anggota DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan sempat menjadi viral lantaran berkata-kata dan bersikap kasar terhadap lawan bicaranya di acara Mata Najwa, ekonom senior Emil Salim.

[Gambas:Video CNN]

Sementara, Arteria, yang juga Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, beberapa kali mengeluarkan pernyataan soal persidangan Andre di dewan etik tersebut.

Andre sendiri saat ini tengah menjalani sidang perdana Mahkamah Partai Gerindra yang digelar oleh Dewan Majelis Partai. Dia bahkan telah membawa 10 map kuning yang akan diserahkan kepada Majelis sebagai bukti.

"Saya akan hadapi hal itu. Tapi satu hal yang paling penting MKD itu adalah institusi yang harus kita hormati dimana setiap pemanggilan MKD itu dilakukan karena pertama ada laporan masyarakat, kedua tentu ada rapat internal MKD dulu, bukan orang perorang yang bersuara di MKD," kata dia.

(tst/arh)