Orang Tua Tak Tahu Mekanisme Resmi Pemulangan WNI dari Natuna

CNN Indonesia | Jumat, 14/02/2020 17:12 WIB
Orang Tua Tak Tahu Mekanisme Resmi Pemulangan WNI dari Natuna Para WNI yang menjalani masa observasi terkait virus corona di Natuna. (Dok. Kemenkes).
Jakarta, CNN Indonesia -- Subandi (50) mengaku belum dapat mengambil keputusan bagaimana menyambut kepulangan anaknya yang akan segera selesai menjalani proses observasi terkait virus corona di Natuna. Seluruh WNI dan WNA yang diobservasi di Natuna sedianya akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing, Sabtu (15/2) siang dan direncanakan transit di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Subandi, warga Surabaya, Jawa Timur ini mengaku hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi resmi terkait dengan mekanisme pemulangan para WNI tersebut usai mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma.

Sejauh ini, dirinya lebih banyak mendapat informasi dari media massa ataupun komunikasi langsung dengan anaknya di Natuna.


"Jadi hasil pengarahan petugas kepada para peseta observasi bahwa kepulangan dari Natuna itu besok sekitar pukul 1 atau 2 siang dari Natuna ke Lanud Halim," kata Subandi kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi, Jumat (14/2).

Subandi mengaku mendapat informasi bahwa pemerintah masih menyiapkan skema 'transit' di Lanud Halim itu melalui rapat sehari sebelum kepulangan 237 WNI dan 1 WNA asal Wuhan, China yang dikarantina di Natuna.

Jika memang nantinya pemerintah sudah memastikan mekanisme tersebut dan resmi, Subandi menyatakan rela berangkat dari Surabaya ke Jakarta untuk menjemput langsung anaknya.

"Saya sih seandainya ada kepastian jadwal, lalu di Jakarta itu sudah tidak ada proses apa-apa lagi, baik proses administrasi, ataupun apa lagi. Saya secara pribadi menjemput anak saya (di Halim) itu tidak masalah," ujar dia.

[Gambas:Video CNN]
Subandi pun sangat berterima kasih kepada pemerintah karena telah mengambil langkah evakuasi dari Wuhan karena penyebaran virus corona.

Diketahui karantina 237 WNI, 1 WNA, 5 orang tim aju dari Kemenlu, 24 orang tim penjemput, dan 18 kru Batik Air di Natuna segera berakhir, Sabtu (15/2) atau tepat 14 hari sesuai masa inkubasi virus corona. Mereka akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing.

Mereka akan diterbangkan dari Natuna dengan menggunakan empat pesawat TNI dan bakal mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebelum diterbangkan ke daerah asal. Setidaknya ada 29 provinsi yang menjadi tujuan dari para WNI yang selesai karantina di Natuna tersebut. (mjo/osc)