BNPB Bekali WNI Uang Saku Rp1 Juta Usai Karantina Natuna

CNN Indonesia | Sabtu, 15/02/2020 15:44 WIB
BNPB Bekali WNI Uang Saku Rp1 Juta Usai Karantina Natuna BNPB mengatakan setiap WNI dipulangkan dari karantina Natuna dibekali uang saku Rp1 juta. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan para Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang usai karantina dari Natuna bisa tiba di kampung halaman masing-masing dengan selamat. Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan mereka akan dibekali uang saku untuk membayar ongkos perjalanan dan keperluan lain hingga mereka tiba di kediaman masing-masing.

"Warga yang diobservasi diberi biaya transportasi Rp1 juta per orang dijamin sampai ke rumah selamat," kata Doni di Natuna, Sabtu (15/2).


Adapun tiket pemulangan para warga disebut Doni sudah dikoordinasikan dengan masing-masing pemerintah setempat dan akan dilaporkan ke BNPB. Ia berharap para warga bisa mempergunakan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah

"Provinsi masing-masing sudah menyiapkan tiket pesawat kepulangan, diharapkan semuanya kembali dan fasilitas semua sudah disiapkan pemerintah pusat dan daerah," jelas dia.

Doni memastikan para warga dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan pesawat. Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan sepulangnya warga dari Natuna, maka mereka menerima surat pernyataan bebas dari virus corona.

[Gambas:Video CNN]

"Sudah dikeluarkan (surat bebas berjangkit) setelah observasi mereka akan dibekali surat keadaan mereka," jelas dia.

Terawan pun menitipkan agar masing-masing Dinas Kesehatan di daerah turut melakukan pendampingan lanjutan. Menurut dia hal yang paling diperlukan masyarakat ialah pendampingan agar mereka bisa kembali ke aktivitas dan keluarga masing-masing.


"Itu kita lakukan Dinas Kesehatan agar melakukan surveillance tracking untuk membantu mereka bersosialisasi kepada masyarakat dan keluarga. Dinas Kesehatan memantau dan kita sudah berkoordinasi," tutup dia.


(mel/ayp)