Banjir Satu Meter, Warga Cakung Timur Mengungsi

CNN Indonesia | Minggu, 23/02/2020 13:02 WIB
Air merendam sejumlah perumahan warga di Jalan Cempaka, Cakung Timur. Sejumlah warga memilih mengungsi. Air merendam pemukiman warga di Jalan Cempaka, Cakung. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (22/2) malam, membuat warga Jalan Cempaka, Cakung Timur, was-was. Hingga Minggu (23/2), ketinggian air yang merendam jalan Cempaka mencapai satu meter lebih.

Warga takut banjir seperti awal tahun 2020 lalu kembali terulang, sehingga sebagian memilih mengungsi.

"Saya tidak tidur sejak jam satu malam. Air mulai naik jam dua," kata Aji, warga Jalan Cempaka VI, Cakung Timur kepada CNNIndonesia.com.

Kecemasan Aji terbukti. Banjir kembali mampir ke kawasan tempat tinggalnya untuk yang kedua kali tahun ini. Hujan yang tidak berhenti hingga Minggu pagi membuat air cepat masuk ke permukiman. 

"Saya kira enggak lama hujannya. Terus beresin rumah dulu, naikin barang-barang. Ternyata airnya naik lebih cepat dari perkiraan," Aji bercerita. 

Ia bersama keluarganya mengungsi sejak air setinggi 30 centimeter sudah menggenangi rumahnya. Dua mobil yang terparkir di garasi pun ikut terendam.

Pria berusia 36 tahun itu mengatakan tim Basarnas membantu warga mengungsi. Berbekal perahu karet, warga diangkut ke tempat yang lebih aman untuk selanjutnya diantar ke beberapa titik pengungsian. 

"Saya mengungsi di Pasar Modern JGC (Jakarta Garden City). Ada yang mengungsi di masjid, di SMA 89," ujar Aji. 

[Gambas:Video CNN]


Pada 1 Januari 2019, kawasan tempat tinggal Aji juga dilanda banjir. Namun, menurut dia, banjir kali ini, menurutnya lebih parah karena genangan air lebih tinggi.

"Parahan ini," katanya.

Berdasarkan data BNPB, saat itu wilayah Jakarta Timur menjadi wilayah yang paling banyak terkena banjir. Sebanyak dua kecamatan dan empat kelurahan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

Kawasan Cakung Timur memang kerap dilanda banjir. Namun, warga mengatakan banjir tahun ini lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena ketinggian air mencapai satu meter di sejumlah titik.

Hingga Minggu (23/2) pagi, BPBD DKI mencatat ada 23 kecamatan dengan 36 kelurahan terdampak banjir dengan ketinggian 10 hingga 60 cm. 
(str/ugo)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK