Istana: Jokowi Tak Berencana Rombak Kabinet dalam Waktu Dekat

tim, CNN Indonesia | Minggu, 23/02/2020 16:48 WIB
Istana: Jokowi Tak Berencana Rombak Kabinet dalam Waktu Dekat Presiden Joko Widodo belum berencana merombak kabinet Indonesia maju dalam waktu dekat. (Foto: CNN Indonesia/ Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo belum berencana merombak atau melakukan reshuffle kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat. Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman mengungkapkan, Kepala Negara masih memberikan waktu bagi para menterinya untuk melakukan pelbagai penyesuaian.

Jokowi, menurut dia, menyadari ada sebagian menteri yang mudah beradaptasi namun tak menampik ada pula yang kesulitan dan perlu waktu. Karena itu kata Fadjroel, presiden memerintahkan seluruh anggota kabinet kini lebih baik fokus menggarap tugas juga fungsi di masing-masing kementerian.

"Semua anggota kabinet diperintahkan untuk fokus terhadap fungsi kementeriannya masing-masing dan segera dapat beradaptasi," tutur Fadjroel melalui keterangan tertulis, Minggu (24/2).



Kepastian untuk tak merombak kabinet itu disampaikan Jokowi di tengah silaturahmi dengan sejumlah pegiat media sosial di Istana Bogor pada Rabu (18/2) pekan lalu. Namun Jokowi tak merinci detal tenggat waktu yang diberikan ke menterinya untuk beradaptasi.

Hanya saja ia memastikan, jika waktu yang diberikan ini tak dimanfaatkan dengan cakap sehingga tak kunjung membuahkan hasil, maka Presiden Jokowi memastikan tak segan mengganti menterinya.


Presiden mewanti pemerataan pembangunan di seluruh indonesia atau Indonesiasentris harus tercapai. Ia menginginkan tujuan ini bisa dipenuhi melalui prioritas Panca Kerja Kabinet Indonesia Maju berupa pembangunan Sumber Daya Manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, serta transformasi ekonomi modern bernilai tambah dan berpihak pada kemajuan lingkungan hidup juga kehidupan sosial-budaya.

Untuk mewujudkan target itulah, para anggota kabinet wajib menyesuaikan diri dengan masing-masing fungsi kementeriannya.


[Gambas:Video CNN] (NMA/NMA)