Siaga Banjir saat Hujan Ekstrem, DKI Kerahkan Pompa 'Mobile'

CNN Indonesia | Senin, 24/02/2020 07:18 WIB
Siaga Banjir saat Hujan Ekstrem, DKI Kerahkan Pompa 'Mobile' Ilustrasi cuaca ekstrem. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewaspadai banjir dan genangan yang berpotensi besar terjadi saat hujan ekstrem yang diperkirakan turun hingga beberapa hari ke depan.

"Pemprov DKI Jakarta terus bersiaga selama musim penghujan, melalui Satgas Dinas Sumber Daya Air, Satgas Dinas Bina Marga, BPBD, dan PPSU Kelurahan, mengerahkan pompa mobile," dikutip dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta, Senin (24/2).

Selain itu, Pemprov juga membersihkan dan melancarkan tali air, membersihkan sampah maupun lumpur di saluran air. Tujuannya, genangan cepat surut baik itu di ruas jalan maupun di permukiman.


"Serta tetap menyiagakan petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, Kelurahan, Kecamatan, dan Puskesmas untuk berjaga terhadap kondisi warga terdampak genangan," tutur siaran pers itu.

"Menyiapkan lokasi pengungsian, serta menyiapkan kebutuhan logistik dan kesehatan yang dibutuhkan."

[Gambas:Video CNN]
Diketahui, hujan lebat dengan curah hujan ekstrem melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Sabtu (22/2) malam hingga Minggu (23/2) pagi. Kondisi ini membuat sebagian jalan dan pemukiman warga terdampak genangan.

Curah hujan ekstrim (lebih besar dari 150 mm/hari) terjadi di lima wilayah pintu air. Yakni, Pintu Air Pulo Gadung (241 mm), Manggarai (228 mm), Kelapa Gading (184 mm), Pulomas (182 mm), dan Setiabudi Timur (154 mm).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, wilayah terdampak banjir mulai menurun.

Hingga Minggu (24/2 ) pukul 18.00 WIB, terdapat 98 RW terdampak atau sekitar 3,6 persen. Angka ini telah turun dari jumlah sebelumnya pada pukul 12.00 WIB sebanyak 125 RW (4,6 persen), dengan wilayah paling banyak terdampak di Jakarta Timur.

Sebelumnya, Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada potensi hujan ekstrem di Jakarta pada Minggu (23/2) pukul 21.15 WIB, hingga Senin (24/2) pukul 00.15 WIB.

(CTR/arh)