Polisi: Pemotor Tewas Terjang Banjir karena Tak Hati-hati

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 16:21 WIB
Polisi: Pemotor Tewas Terjang Banjir karena Tak Hati-hati Ilustrasi banjir yang menggenangi Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi mengonfirmasi mengenai seorang pengendara motor yang tewas saat menerjang banjir di Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi mengatakan pengendara berinisial RH meninggal dunia saat insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB.

Sebelum terjadi kecelakaan, kata Lilik, korban RH diketahui tengah melintas menggunakan sepeda motor miliknya di Jalan Majapahit dari arah selatan ke utara.


"Sesampainya di depan Toko Singer, tiba-tiba oleng ke kiri menabrak trotoar hingga terjatuh di pinggir jalan tersebut. Dugaan sementara karena tak hati-hati," kata Lilik dalam keterangannya, Selasa (25/2).
Disampaikan Lilik, kecelakaan itu diduga terjadi lantaran korban kurang hati-hati saat melintas. Akibat kecelakaan itu, korban RH mengalami luka do bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Mengalami luka di kepala, luka terbuka dan meninggal di TKP dengan trotoar," ucap Lilik.

Usai kejadian, Lilik menyebut korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo dan selanjutnya menghubungi pihak keluarga.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat masih ada 30 ruas jalan yang tergenang banjir hingga Selasa (25/2) sore ini.

[Gambas:Video CNN]

Hujan deras mengguyur Jakarta sejak Senin (24/2) malam hingga pagi tadi mengakibatkan sejumlah wilayah di Jakarta mengalami banjir.

Sementara itu Gubernur Anies Baswedan mengatakan lebih dari 200 RW di DKI Jakarta terendam banjir. Jumlah itu kemungkinan terus bertambah.

"Saat ini jumlah RW yang terdampak masih bergerak terus, tapi di atas 200 RW dari 2738 RW yang ada di Jakarta," kata Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan. (dis/ain)