Kericuhan di Mal AEON JGC Cakung, Total 24 Orang Diamankan

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 10:03 WIB
Kericuhan di Mal AEON JGC Cakung, Total 24 Orang Diamankan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan polisi menangkap 24 orang terkait perusakan mal AEON Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/ Patricia Diah Ayu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Metro Jakarta Timur mengamankan 24 orang setelah terjadi perusakan sejumlah fasilitas di mal AEON Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, Selasa (25/2).

Perusakan itu dilakukan pada saat demonstrasi warga terdampak banjir menuntut pihak pihak JGC bertanggung jawab.

"Untuk pelaku yang terbukti melakukan pengerusakan ada delapan orang, sedangkan 16 orang diamankan sementara sebagai saksi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu (26/2).


Delapan orang yang diduga melakukan perusakan fasilitas yakni berinisial AW, SA, HR, AB, IF, DA, AAS dan FAS. Namun, kata Yusri delapan orang tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka.


"Delapan orang itu baru diamankan dulu, masih penyelidikan," ujarnya.

Yusri menuturkan terkait 16 orang saksi yang juga ikut diamankan, mereka turut dimintai keterangan terkait insiden perusakan tersebut.

Lebih lanjut, kata Yusri, pihak Polres Metro Jakarta Timur sampai saat ini terus melakukan penyelidikan terkait insiden perusakan Mal AEON JGC itu.

"Yang diamankan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Jakarta Timur," ucap.


Kericuhan di Mal AEON JGC, Total 24 Orang DitangkapAparat kepolisian berjaga di sekitar mal AEON Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, saat sejumlah warga terdampak banjir menggelar demonstrasi. (CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus)

Selasa (25/2) kemarin, sejumlah warga yang tinggal di sekitar JGC melakukan unjuk rasa. Mereka menuding banjir yang kerap menerjang permukiman warga setempat akibat keberadaan pembangunan perumahan JGC yang berdekatan dengan mal AEON.

Saat melakukan unjuk rasa, terdapat sejumlah oknum yang juga melakukan perusakan terhadap fasilitas yang berada di mal tersebut. Pos penjagaan hingga tempat berjualan menjadi sasaran amuk massa.

Pengelola JGC, PT Modernland Realty Tbk mengklaim pihaknya sudah memenuhi seluruh persyaratan dan juga izin dari Pemerintah Daerah untuk membuka perumahan di kawasan Jakarta Timur tersebut.

Corporate Communication Departemen Head PT Modernland Realty Tbk, Gunawan Setyo Hadi mengatakan izin tersebut dapat mematahkan tudingan warga sekitar luar perumahan yang melakukan unjuk rasa terhadap kawasan yang dianggap penyebab banjir.

Ia mengatakan salah satu yang diwajibkan oleh pemerintah yaitu terkait analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dari pembangunan perumahan tersebut. Oleh sebab itu, kata dia, penanganan banjir di sekitar kawasan tersebut pun selama ini menjadi tanggung jawab pihaknya juga.

"Ada hal-hal yang dari pihak Pemda atau pemerintah mewajibkan ke kami yang harus diikuti. Itu kan bagian dari ini, sehingga kami baru bisa develop salah satunya masterplan (perumahan)," kata Hadi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (25/2).


[Gambas:Video CNN] (dis/pmg)