Cerita Abdul Somad Dicurigai Ibu Pelihara Jin

CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 15:52 WIB
Cerita Abdul Somad Dicurigai Ibu Pelihara Jin Ustaz Abdul Somad mengaku sempat dicurigai memelihara jin karena memiliki jemaah yang begitu banyak (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendakwah Ustaz Abdul Somad alias UAS mengaku pernah dituduh memelihara jin sehingga punya banyak jemaah. Pengakuan itu ia sampaikan dalam ceramah di Masjid Al Kautsar, Depok, Rabu (26/2).

Somad mengatakan bahwa mendiang ibunya, Rohana, mencurigai ada jin di balik kesuksesan memiliki banyak jemaah. Dia mengatakan sang ibu tak percaya kalau anaknya bisa punya pengikut yang banyak.

"Awal-awal viral, awal-awal jamaah ramai, saya bawa ibu saya, almarhum emak saya. Pas pulang ke rumah dia tanya, 'Kamu pelihara jin ya?' 'Kenapa itu, Mak?' 'Banyak sekali orang dengar ucapanmu, berarti kau pakai pelet,'" ucap Somad menirukan percakapan dengan almarhum ibunya.


Jemaah lantas tertawa mendengar cerita Somad. Somad berkata ia punya banyak jamaah karena kehendak Allah SWT. Dia merasa diberkahi popularitas sehingga bisa melakukan dakwah yang lebih luas.

Terkait popularitas, Somad juga mengaku mendapat wejangan dari pendakwah lainnya, Abdullah Gimnastiar alias AA Gym. Dia diingatkan bahwa popularitas hanya titipan Allah SWT.

"'Abdul somad, kamu duduk di kursi, ngomong didengar orang, bukan karena kau hebat, tapi karena Allah masih sayang, segala aib, cacatmu, ditutupi Allah,' kata AA Gym," tutur Somad menirukan.

"Intinya jangan merasa kita ini lebih baik. Kita ini orang yang paling banyak dosa," ucap pendakwah yang sering viral di media sosial itu.

[Gambas:Video CNN]
Di kesempatan yang sama, Somad juga menyinggung soal ketakutan masyarakat yang berlebihan terhadap warga negara China usai virus corona merebak. Dia lalu meminta jemaahnya untuk tidak membenci etnis China.

Somad mengingatkan bahwa setiap manusia tidak bisa memilih saat dilahirkan. Begitu pun etnis Tionghoa yang tidak diberi pilihan saat dilahirkan.

"[Menjadi China] itu bukan pilihan dia. Kita enggak boleh benci orang karena sukunya. 'Saya benci sama Tionghoa, saya benci sama bule'. Enggak bisa, karena itu bukan pilihan dia, itu pilihan Allah," tuturnya.

Virus corona sendiri telah menginfeksi lebih dari 70 ribu orang di sejumlah negara. Sebagian besar kasus terjadi di daratan China. Di Indonesia sendiri, menurut pemerintah, belum ada kasus orang terinfeksi virus corona (Covid-19).
(dhf/bmw)