240 Warga Terisolasi Akibat Bencana Longsor di Tasikmalaya

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 20:22 WIB
Bencana tanah longsor di Kampung Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, memutus akses jalan desa yang membuat dua kampung terisolasi. Ilustrasi. Bencana tanah longsor di Kampung Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, memutus akses jalan desa yang membuat dua kampung terisolasi. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Bandung, CNN Indonesia -- Bencana tanah longsor di Kampung Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, memutus akses jalan desa yang membuat dua kampung terisolasi.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Jawa Barat, terdapat 240 jiwa atau 80 Kepala Keluarga di dua desa yang terisolasi akibat kejadian itu.


"Akses jalan yang terputus menuju ke dua desa yaitu Desa Santanamekar dan Desa Indrajaya terisolir," tulis keterangan Pusdalops BPBD Jawa Barat, Jumat (28/2).

Longsor juga mengakibatkan sedikitnya delapan unit rumah terancam mengalami kerusakan parah.


Untuk menindaklanjuti kejadian longsor, operasi SAR gabungan digelar dengan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan instansi terkait.

"BPBD juga akan berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk mengetahui penyebab longsoran," tulis pernyataan Pusdalops BPBD.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor di Kampung Palasari terjadi pada tebing yang diketahui memiliki panjang 3 kilometer dengan tebal 40 meter. Longsoran tanah tepat berada di areal persawahan

Peristiwa tanah longsor tersebut dipicu intensitas curah hujan yang tinggi yang terjadi sejak Kamis (27/2). Adapun kejadian longsor terjadi Jumat (28/2) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

"Kami akan berusaha membuka akses jalan tertutup longsor agar yang terisolir bisa beraktivitas seperti biasa," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Irwan.

Selain mengisolasi warga, satu orang dilaporkan hilang yang diduga tertimbun longsor tersebut.

[Gambas:Video CNN]


Sementara itu, berdasarkan rilis wilayah potensi gerakan tanah Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, sejumlah daerah harus mewaspadai gerakan tanah yang menimbulkan bencana longsor pada Februari 2020 ini.

Dalam keterangannya, sejumlah daerah di Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi. Kecamatan Cisayong berpotensi gerakan menengah-tinggi, dan berpotensi banjir bandang.

Potensi gerakan tanah menengah maksudnya, daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah.

"Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," kata Kepala PVMBG Kasbani.

Sedangkan potensi tinggi berarti daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

"Kewaspadaan perlu ditingkatkan saat musim hujan di wilayah di pegunungan, perbukitan, dan seputaran bantaran sungai," ucap Kasbani.

(hyg/gil)