Idris mengatakan itu usai ada 2 warga Depok yang positif terinfeksi virus corona tertular dari warga negara Jepang.
"Intinya bahwa masyarakat jangan panik. Lakukan tindakan antisipasi, yang penting setop merokok, tidur cukup, makan yang sehat. Ini tindakan antisipasinya," ucap Idris di Kantor Wali Kota Depok, Senin (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Virus akan serang tubuh yang lemah, kurang tidur, perokok berat. Merokok bisa buat daya tahan tubuh kurang," ucap Idris.
Idris juga meminta masyarakat agar lekas berobat ke puskesmas atau masyarakat jika mengalami gejala mirip corona, di antaranya demam, batuk dan sesak nafas. Gejala virus corona, kata Idris, mirip gejala flu.
Presiden Jokowi baru saja mengumumkan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia. Mereka yang terinfeksi adalah 2 warga Depok, seorang ibu (64) dan putrinya (31), akibat tertular warga negara Jepang.
Mereka kini diisolasi dan dirawat intensif di RS Sulianto Suroso, Jakarta. Pemerintah lalu mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak panik usai penemuan kasus virus corona yang pertama.