"Kami siap membantu tangani corona, kami punya 15 (rumah sakit) di beberapa kota besar," ujar Haedar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3).
Haedar menyebut pihaknya juga telah melakukan simulasi langsung penanganan pasien yang positif virus corona di rumah sakit tersebut. "Bahkan RS PKU di Solo di mana cucu presiden dua-duanya lahir di sana sudah simulasi dan insyaallah akreditasi sudah internasional. Kami siap," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting masyarakat tidak panik dan tetap andalkan usaha yang sifatnya medis. Infrastruktur rumah sakit juga harus siaga semua dan tentu kita sambil terus ikhtiar dan berdoa," tuturnya
Sumatera Utara Siagakan 4 Rumah Sakit
Di tempat terpisah, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyatakan pihaknya telah menyiapkan empat rumah sakit untuk menangani virus corona covid-19. Edy mengklaim fasilitas dan alat di rumah sakit tersebut memadai untuk mendeteksi pasien-pasien yang terkena virus covid-19.
"Kita siapkan tempat evakuasi, ada empat rumah sakit yang disiapkan di bawah kendali Rumah Sakit Adam Malik Sumut. Sudah disiapkan juga dinas kesehatan terpadu untuk mencegah dengan alat-alat tertentu sehingga bisa deteksi orang yang kena virus," ujar Edy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3).
[Gambas:Video CNN]
Edy juga mengimbau warga Sumut untuk membatasi pertemuan yang melibatkan orang banyak. Terlebih, wilayah Sumut juga berbatasan tak terlalu jauh dengan Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand.
"Kita imbau seluruh masyarakat Sumut batasi kegiatan yang tak perlu. Kita imbau masyarakat mengamankan diri sehingga tercegah dari wabah," katanya.
"Semua di Jateng yang panas-panas, sumeng-sumeng, pilek, batuk semuanya kita awasi dan kita catat. Kita tidak mau berjudi, kita tidak mau gambling pada soal itu, semua mesti serius," ucap Ganjar.
Ia juga menyatakan akan terus memantau sejumlah fasilitas umum seperti bandara, pelabuhan, dan stasiun. Politikus PDIP itu menyatakan telah meminta agar ada tenaga medis yang selalu berjaga di tempat-tempat tersebut.
Kedua WNI asal Depok, Jawa Barat itu saat ini tengah menjalani perawatan di RSPI Sulianto Suroso, Jakarta. (psp/osc)