"Jadi yang kontak dekat sudah observasi di rumah sakit. Empat diduga kuat suspect positif," ujar juru bicara pemerintah khusus corona, Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3).
Meski demikian, Achmad mengatakan masih menunggu hasil pemeriksaan lab empat suspect corona sore ini. Ia meyakini empat suspect ini positif corona karena mengalami gejala influenza sedang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi tidak seluruhnya dilakukan pemeriksaan virus karena tidak kontak dekat, hanya ada di event yang sama," ujarnya.
Menurutnya, satu ABK itu diisolasi karena diduga suspect corona. ABK itu juga sempat mengeluhkan batuk saat perjalanan di KRI Soeharso menuju Pulau Sebaru untuk mengikuti kegiatan obsevasi.
"Jadi dari jumlah 69 dijemput sekarang sudah berada di Sebaru. Hanya satu dipisahkan, meski kondisi fisiknya baik, kami curiga suspect tertular covid-19," katanya.
"Nanti setelah (observasi) 14 hari pemeriksaan lagi, dan bisa dikembalikan ke keluarga masing-masing," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan dua warga asal Depok, Jawa Barat yang terinfeksi positif corona. Saat ini keduanya masih dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.
Pasien corona tersebut diduga tertular warga negara Jepang saat sedang berdansa di sebuah klub di Jakarta. WN Jepang itu sendiri baru diketahui positif corona saat kembali ke tempat tinggalnya di Malaysia. (psp/fra)