Olahraga dan Tiktok, Mahfud MD Kampanye 'Jangan Takut Corona'

CNN Indonesia | Jumat, 06/03/2020 14:42 WIB
Mahfud mengatakan virus tidak akan datang jika orang rajin berolahraga. Karena itu mengajak masyarakat berolahraga rutin. Menko Polhukam Mahfud MD berolahraha pagi dengan janaran staf kementeriannya. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berolahraga pagi bersama jajaran staf Kemenko Polhukam. 

Hal ini dia lakukan untuk mengkampanyekan kebiasaan hidup sehat demi menghindari serangan virus corona atau Covid-19 yang telah menyebar hingga ke beberapa negara. 

"Jangan takut sama virus Covid 19 kalau Anda tetap bugar dan sehat. Virus apapun tak akan mendatangi anda kalau rajin berolahraga," kata Mahfud seperti dikutip melalui akun instagram probadinya, Jumat (6/3). 

Mahfud melakukan olahraga pagi di Lapangan Kemenko Polhukam, dia juga melanjutkan aktivitas olahraga tersebut di lapangan Monas. Dalam unggahannya itu, Mahfud juga tampak bermain tiktok bersama seluruh jajaran kementeriannya. 

"Mari bersama jaga kesehatan. Men sana in corpore sano. Badan segar enak untuk hadapi pekerjaan," kata dia. 


[Gambas:Video CNN]

Kasus pertama virus corona di Indonesia ditemukan pada 1 Maret 2020. Dua warga Depok, diumumkan oleh Presiden Joko Widodo dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara positif terjangkit virus covid-19 usai bertemu dengan warga negara Jepang.

Saat ini berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran corona. Dari mulai mengobservasi WNI yang bekerja di kapal pesiar atau yang pernah tinggal di Wuhan, hingga menyiapkan rumah sakit di Pulau Galang, Batam.

Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) juga membuat akun TikTok resmi mereka untuk menyebarkan informasi yang akurat terkait virus corona novel.

Hal itu dilakukan WHO demi mengurangi kekhawatiran masyarakat dunia akibat wabah virus corona yang makin meluas.

Di dalam video TikTok pertama WHO, Kepala Teknis Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Benedetta Allegranzi menjelaskan cara untuk melindungi diri dari virus.
(tst/sur)