Menurutnya, dana yang bersumber dari anggaran belanja tidak terduga Pemprov DKI Jakarta itu diperlukan agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta bisa bekerja menanggulangi virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catur berkata masukan dari sejumlah organisasi profesi itu penting agar pihaknya bisa membuat sebuah keputusan yang tepat terkait dengan pemberian izin pertunjukan hiburan serta keramaian.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menerangkan bahwa anggaran sebesar Rp54 miliar untuk penanggulangan virus corona akan dialokasi untuk beberapa hal.
Pertama, menurutnya, untuk penambahan alat kesehatan khususnya di RSUD Cengkareng yang kini telah menjadi rumah sakit rujukan pasien yang diduga terjangkit virus corona.
[Gambas:Video CNN]
"Kami sudah menetapkan dua rumah sakit kami menjjadi tambahan rumah sakit rujukan yaitu RSUD Pasar Minggu dan RSUD Cengkareng, sudah mulai menerima pasien. Tentu perlu penguatan tambahan alat kesehatan, itu satu jadi ada beberapa yang perlu kami tambahkan, kami siapkan di RSUD Cengkareng," ucapnya.
"Mobil atau arena tertentu yang sudah dilakukan perawatan perlu dilakukan disinfeksi sehingga perlu diperkuat sarana, alat yang bisa untuk melakukan disinfeksi atau dekontaminasi," tuturnya. (mts/wis)