Draf Inpres Baru, Mahfud Sebut Bappenas Pimpin Urusan Papua

CNN Indonesia | Rabu, 11/03/2020 03:38 WIB
Dalam draf Inpres baru, pembangunan dan keamanan Papua akan dipegang oleh Bappenas. Dalam draf Inpres baru, pembangunan dan keamanan Papua akan dipegang oleh Bappenas. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan pihaknya telah merampungkan draf Instruksi Presiden (Inpres) lanjutan dari Inpres Nomor 9 tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Provinsi Papua dan Papua Barat. 

Kata dia, dalam draf baru ini pembangunan Papua akan dipusatkan di bawah koordinasi satu lembaga yakni melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan merujuk pada pendekatan kesejahteraan. 

"Pemerintah sudah selesai merampungkan draft Inpres Nomor 9 yang sudah habis masa berlakunya ditambah penekanan pada pendekatan kesejahteraan," kata Mahfud di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).



Dalam Inpres baru ini desk Papua tak lagi dipegang oleh dua instansi berbeda. Baik pembangunan maupun keamanan semuanya akan dipegang oleh Bappenas.

Pada Inpres yang diteken 2017 lalu, memang terdapat dua desk Papua yang diurus oleh dua instansi berbeda, yakni satu terkait pembangunan ada di Bappenas dan satu lainya terkait keamanan di Kemenko Polhukam. Kini keduanya resmi disatukan. 

"Sekarang disatukan agar lebih terintegrasi, tidak terkesan bahwa polisi-tentara nangani sendiri. Tapi nanti bersama dengan Bappenas melakukan pembangunan yang komprehensif di situ," jelas dia.

Meski dipegang oleh satu koordinator melalui Bappenas, Mahfud memastikan bahwa penggunaan anggaran untuk pembangunan di Papua tetap dikendalikan oleh masing-masing kementerian.

Misalnya soal pembangunan anggaran tetap dipegang oleh Kementerian PUPR, begitu pun dengan kepentingan perhubungan akan dipegang oleh Kementerian Perhubungan. 

Meski begitu kata Mahfud, pembangunan yang akan dilakukan setiap kementerian lembaga itu akan diintegrasikan. Dengan begitu, wujud pembangunan di Papua akan terlihat sebagai satu kesatuan dan tidak sendiri-sendiri.

"Sehingga nanti akan terlihat wujudnya sebagai satu kesatuan, ndak sendiri-sendiri. Ndak milih lokasi sendiri-sendiri tapi lokasinya dibicarakan bersama oleh satu badan. Sehingga wujudnya itu terlihat," jelasnya. 

[Gambas:Video CNN]

(tst/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK