Anies Resmi Tunda Formula E di Jakarta karena Wabah Corona

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 11/03/2020 08:53 WIB
Keputusan Anies menunda gelaran Formula E karena virus corona disampaikan melalui surat kepada organizing committee Jakarta E-Prix, Senin (9/3). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan untuk menunda Formula E karena virus corona. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan menunda gelaran Formula E di DKI Jakarta pada 6 Juni 2020. Penundaan Formula E berkaitan dengan wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia, khususnya Jakarta.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat bertanda tangan Anies kepada kepada Organizing Committee (OC) Jakarta E- Prix, Rabu (11/3).

"Mencermati perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan pada bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya," kata Anies dalam suratnya, dikutip dari Antara, Selasa (11/3).


Surat Anies untuk OC itu bertanggal Senin (9/3), dengan nomor surat 117/-1.857.73. Selain kepada OC, dalam surat itu juga ditembuskan kepada 15 pemangku kepentingan lain. Di antaranya kepada Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, termasuk Ketua DPRD DKI Jakarta.
OC Jakarta E Prix sebelumnya mengumumkan Formula E Jakarta resmi digelar pada 6 Juni 2020. Mereka awalnya memastikan formula E di kawasan Monas itu seharusnya berjalan tanpa ada kendala.

Pemprov DKI Jakarta diketahui menyiapkan dana sebesar Rp1,6 triliun untuk ajang mobil balap listrik itu.

Sebelumnya pada Senin (9/3), Dinas Kesehatan DKI mencatat jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk kasus virus corona naik menjadi 56 orang. Data terakhir per Jumat (6/3) PDP berjumlah 49 orang.

[Gambas:Video CNN]

"Ada 64 orang statusnya masih dalam pemantauan dan 56 orang lagi sedang dirawat di rumah sakit dalam status pengawasan," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Ani Ruspitawati, Senin (9/3).

Secara nasional, jumlah pasien positif corona di Indonesia mencapai 27 orang hingga Selasa (10/3). Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyebut empat dari 27 pasien positif corona merupakan warga negara asing (WNA). (ain)