Jubir Corona Sebut WNI 'Imported Case' dari Negara Tetangga

CNN Indonesia | Rabu, 11/03/2020 23:51 WIB
Jubir virus corona Achmad Yurianto menyebut WNI positif virus corona yang merupakan imported case umumnya baru pulang dari sejumlah negara tetangga Indonesia. Juru bicara pemerintah khusus virus corona (covid-19) Achmad Yurianto. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara pemerintah khusus virus corona (covid-19) Achmad Yurianto menyatakan, kasus WNI positif corona yang terinfeksi karena imported case usai melakukan perjalanan dari sejumlah negara tetangga atau yang dekat dengan Indonesia. Dari total 34 pasien positif corona di Indonesia, tercatat ada 20 kasus yang merupakan imported case atau perjalanan dari luar negeri.

"Coba, kalau paling banyak orang Indonesia pergi kemana aja. Ya dekat-dekat aja, enggak jauh-jauh, situ-situ aja," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3).

Yurianto mengatakan, WNI yang terpapar karena imported case ini umumnya baru pulang dari berlibur atau berkunjung ke rumah kerabatnya di luar negeri.


Meski tak menyebutkan negara yang dikunjungi, menurutnya, WNI yang terpapar ini berasal dari negara yang cukup banyak memiliki kasus corona, sebut saja Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Filipina.

"Ini yang menjadi perhatian karena mereka datang dari negara-negara yang sudah banyak penularan. Sama dengan Malaysia yang mewaspadai kita juga," katanya.

Kendati jumlah penularan karena imported case meningkat, Yurianto menegaskan, pemerintah tak akan menambah daftar negara yang dibatasi masuk ke Indonesia.

Pemerintah sebelumnya sudah membuat kebijakan untuk membatasi masuknya warga dari tiga negara, yakni Korea Selatan, Iran, dan Italia.

Namun, dia memastikan akan tetap melakukan tracing atau pelacakan dari hasil kontak para pasien yang merupakan imported case.

"Mereka kan terdeteksi setelah di sini beberapa hari, oleh karena itu tracing terus kami lakukan," terang Yurianto.

Jumlah pasien positif virus corona per hari ini bertambah menjadi 34 kasus. Jumlah itu bertambah setelah ada tujuh kasus baru yang merupakan imported case.

Dari 34 kasus itu, ada satu pasien positif virus corona, yakni nomor 25 dinyatakan meninggal dunia, Rabu (11/3) dini hari.

Pasien yang merupakan WNA itu meninggal karena komplikasi penyakit lain yang sudah lebih dulu diderita, yakni diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan paru obstruksi menahun.

[Gambas:Video CNN] (psp/osc)