Para ABK itu sebelumnya dikarantina dan observasi di pulau tersebut terkait antisipasi risiko virus corona (Covid-19).
"Naik KRI Semarang, tiba pukul 11.00 WIB," kata Yudo lewat pesan singkat, Kamis (12/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 188 ABK World dream dinyatakan tuntas menjalani observasi wabah corona di Pulau Sebaru. Mereka diobservasi sejak 28 Februari lalu setelah dievakuasi pemerintah.
Di satu sisi, dikutip dari rilis Pusat Penerangan TNI, Yudo menyatakan kondisi 68 WNI eks Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess di Pulau Sebaru Kecil dalam keadaan sehat.
Ia menerangkan kegiatan rutin yang dilakukan mereka yang diobservasi di Pulau Sebaru Kecil itu saban harinya selalu dalam pengawasan parajurit TNI. Mereka selalu mengawali pagi dengan olahraga dan sarapan bersama.
[Gambas:Video CNN]
Demi menjaga kondisi fisik 68 WNI tetap prima, setiap hari jam 08.00 WIB dan 17.00 WIB para petugas medis Kogasgabpad rutin memeriksa kesehatan mereka. Tim Kogasgabpad juga melakukan pembersihan sektor-sektor area gedung tempat para WNI tinggal.
Tim Kesehatan Kogasgabpad yang dipimpin Danyonkes 1 Mar Letkol Laut (K) Muh Arifin memantau kegiatan WNI dengan sistem Wireless Command Center yang terdiri dari layar monitor CCTV yang bisa memantau dua gedung ABK yang observasi.