Kontak dengan Korban Meninggal Corona Bali, 23 Orang Negatif

CNN Indonesia | Minggu, 15/03/2020 15:07 WIB
Kontak dengan Korban Meninggal Corona Bali, 23 Orang Negatif Hasil contact tracing 23 orang dengan pasien meninggal positif virus corona di Bali dinyatakan negatif. Ilustrasi. (Anadolu Agency/Mahendra Moonstar).
Bali, CNN Indonesia -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali I Dewa Made Indra mengungkapkan hasil contact tracing dari pasien positif virus corona kasus 25 yang meninggal di RSUP Sanglah, Bali.

Selama pelacakan kontak, petugas menemukan sebanyak 23 orang dari berbagai wilayah di Bali yang pernah berinteraksi dengan pasien perempuan asal Inggris itu.
Indra mengungkapkan hasil pemeriksaan swab sudah keluar kemarin malam. Semuanya, kata Dewa Indra, dinyatakan negatif dari Covid-19. Ini kabar baik.

"23 orang ini sudah diambil sampel swab untuk diuji di laboratorium. Hasilnya sudah keluar tadi malam dan semuanya negatif," ujar Dewa Indra setelah melakukan penyemprotan disinfektan di Dermaga Penyeberangan Pantai Mertasari, Denpasar, Minggu (15/3).


Suami dari pasien kasus 25 tersebut juga dinyatakan negatif. Kabar ini perlu diketahui, sebab orang yang paling sering berkomunikasi dengan pasien ternyata bisa negatif. Selain itu, orang yang pernah kontak dengan pasien juga dinyatakan negatif.

Indra mengatakan kasus 25 adalah imported case atau kasus yang datang dari luar. Namun, contact tracing harus dilakukan karena pasien sudah berada di Bali dan meninggal di Bali.

Dengan keluarnya hasil baik ini, pria yang juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Bali itu menyatakan korban positif baru virus corona belum ada di Bali.

"Karena dia (suami pasien corona kasus 25) memang pada saat keadaan itu dia dalam keadaan sehat. Jadi dia negatif. Jadi mari kita yakinkan bahwa Covid-19 ini belum menimbulkan penyakit di Bali," tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya mengatakan masih ada 17 pasien dalam pengawasan Covid-19 di Bali hingga hari ini. Uji laboratorium dengan hasil negatif sudah keluar untuk lima orang. Sementara, 12 sisanya masih menunggu.

Suarjaya mengatakan hasil laboratorium dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) keluar secara bertahap antara dua hingga tiga hari. Sedangkan untuk kondisi 12 orang tersebut, kata dia, sangat baik dan sedang dalam pengawasan di ruang isolasi.

[Gambas:Video CNN]

(put/bir)