Banten Tetapkan Status KLB Corona

CNN Indonesia | Minggu, 15/03/2020 21:40 WIB
Banten Tetapkan Status KLB Corona Gubernur Banten, Wahidin Halim. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi Banten menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona. Selain Banten, Pemkot Solo telah lebih dulu mengumumkan status KLB corona.

Keputusan KLB corona ini diambil setelah Gubernur Banten Wahidn Halim setelah mengadakan rapat pada Minggu (15/3).

Penetapan KLB corona ini diunggah Wahidin dalam akun Instagram pribadinya, @wh_wahidinhalim.


"Sebelumnya Pemerintah Provinsi Banten telah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona (Covid-19)," tulis Wahidin dalam keterangan fotonya di Instagram.

Rapat sore tadi, kata dia, turut diikuti oleh Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dari hasil rapat disepakati sejumlah hal selain menetapkan status KLB corona, di antaranya seluruh aktivitas belajar mengajar siswa TK hingga SMA atau SLT serta sekolah nonformal diliburkan selama dua pekan.

[Gambas:Video CNN]
Namun, pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA atau SLTA yang akan digelar besok, Senin (16/3) tetap berlangsung sebagaimana yang telah diagendakan sebelumnya.

"Besok kita juga akan menggelar rapat dengan beberapa kepala daerah lainnya, serta akan melayangkan surat kepada para rektor atau pimpinan perguruan tinggi di Banten terkait kewaspadaan virus corona," jelasnya.

Pihak pemerintah daerah juga akan mengurangi rapat-rapat dinas di luar kantor. Dalam kesempatan itu, Wahidin juga mengimbau agar warga menghindari tempat-tempat keramaian dan menjaga pola hidup sehat.

Hingga Minggu (15/3), jumlah pasien positif corona di Indonesia menjadi 117 orang. Angka tersebut yang termutakhir setelah pemerintah mendapati 21 kasus baru.

Sebelumnya, jumlah pasien positif corona hingga Sabtu (14/3) berjumlah 96 kasus. 21 kasus baru itu, 19 di antaranya di Jakarta dan 2 di Jawa Tengah. (dmi/osc)