Christina mengatakan langkah jaga jarak (social distancing) dengan beraktivitas di rumah sangat penting menekan penyebaran corona. Menurutnya, masyarakat jangan memanfaatkan imbauan Jokowi itu untuk jalan-jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meminta masyarakat ikut berperan mengantisipasi penyebaran virus corona, salah satunya dengan beraktivitas di rumah. Meninggalkan rumah hanya diperbolehkan jika ada keperluan mendesak.
Selain mengkritik perilaku sebagian masyarakat, Christina juga mengkritik persiapan pemerintah menangani corona. Ia pun meminta pemerintah mempercepat tes virus corona, meskipun sudah melibatkan pemerintah daerah dan Lembaga Bio Molekuler (LBM) Eijkman Institute.
"Waktu tiga hari untuk mengetahui hasil tes menjadi terlalu lama di tengah ketidakpastian, karena seseorang dapat terus menyebarkan virus di tengah ketidaktahuannya. Ini sangat berbahaya," ujarnya.
Pemerintah mengumumkan 172 pasien positif virus corona per Selasa (17/3). Dari total itu, sembilan orang dinyatakan sembuh dan tujuh lainnya meninggal dunia. Namun, masih terdapat simpang siur data pemerintah pusat dan daerah terkait pasien meninggal.
Presiden Jokowi sudah mengimbau masyarakat untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Sebagian perusahaan dan lembaga negara di DKI Jakarta memperbolehkan pegawai bekerja dari rumah masing-masing. (dhf/fra)