Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan saat ini tengah diselidiki beberapa kasus hoaks terkait corona.
"Dari Polda Metro Jaya sedang mengejar, kita mengejar terus pelaku-pelaku yang mencoba menyampaikan ke masyarakat bahwa berita itu tidak sebenarnya di medsos," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Yusri mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya, apalagi yang berkaitan dengan virus corona.
"Mengharapkan masyarakat tidak menyebarkan berita-berita hoaks tentang corona. Jangan meresahkan masyarakat, jangan membuat masyarakat panik," tutur Yusri.
Sampai saat ini kepolisian juga terus melakukan patroli siber untuk mencegah penyebaran berita-berita keliru tersebut.
Per Senin (16/3), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) diketahui merilis total konten hoaks dan disinformasi sebanyak 232 terkait virus corona.
Salah satu konten disinformasi yang berhasil dihimpun tim pengais konten negatif Kemenkominfo ialah soal terapis di tempa pijat atau spa di Delta, Goldenhands Kelapa Gading hingga Presiden Jokowi terpapar virus corona.