Jokowi Perintahkan 'Rapid Test' Corona Secara Lebih Luas

CNN Indonesia | Kamis, 19/03/2020 10:47 WIB
Presiden Jokowi meminta jajarannya mempercepat tes cepat atau rapid test Virus Corona kepada lebih banyak masyarakat di banyak RS. Presiden Jokowi minta percepatan rapid test Corona. (CNN Indonesia/ Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo meminta untuk menyegerakan pelaksanaan tes kilat atau rapid test Virus Corona yang mencakup lebih banyak masyarakat.

"Segera lakukan rapid test dengan cakupan lebih besar agar deteksi dini indikasi awal seseorang terpapar Covid-19 bisa dilakukan," ujarnya dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3).
Selain itu, Jokowi meminta untuk memperbanyak alat tes serta tempat tesnya, baik itu rumah sakit (RS) pemerintah maupun swasta.

"Saya minta alat diperbanyak dan diperbanyak tempat-tempat untuk melakukan tes dan melibatkan RS baik pemerintah, BUMN, Pemda, RS TNI Polri, dan swasta, dan lembaga riset yang dapatkan rekomendasi Kemenkes," tuturnya.


Sebelumnya, Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan metode baru pemeriksaan cepat atau rapid test Covid-19.

[Gambas:Video CNN]

Bentuknya, dengan melakukan pengecekan kadar protein immunoglobulin pada spesimen darah pasien. Keuntungannya, tes ini tak harus dilakukan di laboratorium dengan biosecurity level II.

Kelemahannya, pasien dengan Corona baru bisa dideteksi sepekan setelah terinfeksi.

Sebelumnya, tes Corona hanya bisa dilakukan di RS-RS yang ditunjuk. Itupun tes dilakukan lewat pemeriksaan darah, bukan tes swab atau pemeriksaan cairan tenggorokan.

(psp/arh)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK